Sabtu, 09 Oktober 2010

Precious Person

Well, now let's talk about my bestfriends. I'm sure, they'll be the best person who know me deeply, more than another friends, like my family. They can be mother-father-sister-and brother at the same time, without them .. I don't know how to trust a person (oh good, kenapa winamp gue muterin lagu Malaikat Juga Tahu yaa? Pas beneerr..), I love them with all pieces of my heart. They give me many things that other people can't be given to me. They are heroes for me. They can be the craziest person then they change to the wisest person, or from angels to devils. Hohoho. That's my BF. Truthly, our friendship not flat at all, we ever made some mistakes or fight as other people. But in the end, let's change to better person! We find about 'who am I?', fix the problems that come to us together yeah! Haha. So.. dear my bestfriends, this post I wrote when I thinked about you and everything that we shared. This post I wrote to remind you about how precious you guys in my life. No matter what people say about you, no matter how far, how difficult.. we to meet again, or how busy we are with new life in senior high, for me.. NO ONE can replace you. Once again, no one can replace you. :) Trust me! Can you imagine what colour that we made? Hahaha. That's well be the rarest colour in the world for me, for us.. right?

Aulia? :D
Kian? :P
Sandy? Xo
Yudhit? :)
 Kalian itu sangat sangat sangat sangaaaattt berharga, mungkin kalianlah nyawa kedua gue. Hehe, gombal yah. :P Tapi.. setelah gue perhatikan, ada yang berubah yaaa.. Aulia yang semakin feminim (uhhh cantiik deh kaamuuu :*), Kian yang lebih gokil dari biasanya (wah ini mah udah daridulu -o-), Sandy yang lebih simpel dari sebelumnya (tapi cerewetnya gak berubah! ^o^), dan Yudhit yang semakin dewasa menyikapi sesuatu (lo membuktikan ucapan lo sob! keep your spirit! XD). Ayo ayo kita menjadi lebih baik!

I remember..
All the things that we shared, and the promise we made, just you and I.
I remember..

All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn.(Mocca-I Remember)

Aku menyayangi kalian semua karna Allah. :) Percaya ya.. percaya..

Buat kalian yang belum nemuin sahabat, tenang aja.. karna sahabat itu bakal datang dengan sendirinya. Yakin deh. Percaya. Mungkin mereka udah ada, tapi kalian belum menyadarinya. Oke? Tetep semangat kawan!

Kamis, 07 Oktober 2010

Gelap

Kutatap langit
Hitam
Pekat
Tanpa sinar
Kurasakan angin
Dingin
Menusuk
Kupejamkan mata
Dan kurasakan semuanya
Galau
Sesak
Penuh emosi
yang terus menjerat
Tanpa ampun
Tanpa belas kasih
Membuatku takut
Takut akan dunia yang menipu ini
Beri aku setetes kehangatan
Beri aku secuil kenyamanan
Agar kegelapan ini menemukan cahayanya

Minggu, 03 Oktober 2010

U-Te-eS -___-

Yak saudara sekalian, pertama ambil nafas.. hembuskan. Sip. UTS, atau bisa juga disebut sebagai mid semester, semakin dekat dengan para pelajar SMA di Jakarta. Hmm.. mungkin tinggal beberapa jam dari sekarang. Oke buat anak SMA Jakarta yang baca entri ini, percayalah kita senasib kawaaann. Hahahaha, oke cukup lebaynya. Nah, biasanya di saat kritis kayak gini, penyakit jelek gue: males kambuh, gawatlah jadinya kalo itu terjadi. Well, gue udah merasakan tanda-tandanya sih. -,- Mulai deh nih gue ngulur-ngulur waktu.. Jam delapan aja deh belajarnya, eh keterusan ampe pagi.. alhasil, gak jadi belajar. Pas ngerjain soal, ngejawabnya seenak jidat aja dah, ato ngga tang-ting-tung pake kancing. Parah abis. Oke semua! Karna sekarang gue udah SMA, gue membuat keputusan.. *jengjengjeng* kalo gue gak mau males lagii!! *plokplokplok!* Sip, buka buku ahh.. :D

Hmm.. belajarnya pas abis solat subuh aja deh. *gubrak!*

CR: Prediksi

Alohaaa semuanyaaaa! Gue bikin cerpen kali ini, jadi mumpung ada waktu gue post deh. Hoho. Enjoy it guys!

Hana, gue kasih tau lo orangnya pas acara makrab kelas kita. begitulah isi sms Nelo ketika kutanyakan siapa nama cewek yang dia suka. Oke.. berarti itu hari ini. Tapi sekarang acara makrab telah selesai namun Nelo belum juga memberitahuku siapa orangnya. Ketika kutanyakan jawabannya, dia selalu menunda dan menunda. Ya mungkin karna suasana yang ramai, dan yah.. teman-temanku di kelas yang baru ini, X-2, sebagaian besar adalah penggosip asal yang mencari gosip juga asal-asalan dan abal-abal, jadi tidak ada waktu yang pas untuk Nelo memberitahuku. Jadi, selama acara berlangsung aku hanya bisa memperhatikan gerak-gerik Nelo agar bisa membuat sebuah prediksi.
        Kubaca kembali beberapa sms Nelo ketika kami membicarakan ciri-ciri sang cewek yang beruntung itu. Hmm.. aku memprediksikan Rai lah yang kami bicarakan selama ini. Dia cewek baik, manis, pintar, dan sekelas dengan kami.. sesuai dengan ciri-ciri yang digambarkan. Hmm.. lucu juga kalau mereka pacaran suatu hari nanti. Rai, sosok yang lemah lembut dan agak kekanak-kanakan dengan Nelo, yang keras dan dewasa. Cukup serasi, apalagi mereka berdualah yang telah merencanakan acara makrab malam ini! Asik! Aku tinggal minta pajak jadian saja ke mereka nanti! Hohoho.
        Well, mungkin kalian bingung mengapa aku bisa sepeduli ini dengan Nelo. Kami baru kenal, belum sampai tiga bulan yang lalu kami bertemu. Aku belum banyak mengetahui hal-hal tentangnya, begitu pula dengan dia terhadapku. Namun, kurasa kami sudah saling mengisi satu sama lain. Jika kalian tanya mengapa, mungkin karna disini, disekolah baru dan kelas baru, dimana semuanya terasa asing bagiku, dimana semua kenangan di SMP masih membentengi diriku, dialah cowok yang pertama kali berteman denganku. Dia banyak bercerita tentang kehidupannya kepadaku, begitu juga dengan sebaliknya. Percayakah kalian pertemanan ini terjadi bermula dari sebuah pertanyaan tentang PR? Bermula dari hal yang kuanggap sepele, tapi semakin lama hal yang kuanggap sepele itu semakin berkembang dan berkembang. Hei jangan salah paham, bukan berarti aku mencintai Nelo, atau sebaliknya. Kami berteman. Yap itu saja. Dia sudah kuanggap sebagai teman, kakak, dan ayah untukku. Hahaha. Lucu ya, padahal kami baru kenal.
        Malam yang semakin dingin, dapat kudengar suara hiruk pikuk teman-temanku. Dibelakangku, Rai dan beberapa orang lainnya sedang membicarakan jalan tercepat dan teraman untuk sampai ke rumah masing-masing. Didepanku ku Eli dan Siska berjalan cepat karna jemputan Eli sudah datang dan menunggu dari kira-kira sepuluh menit yang lalu. Aku dan Nelo berdiri diantara mereka yang sedang sibuk dengan tumpangan pulang. Nelo telah menaiki motornya bersiap untuk pulang, mungkin ini saat yang tepat. Setidaknya perhatian teman-temanku sedang teralihkan, jadi mungkin untuk satu menit kedepan kami bisa mendiskusikan tentang miss. X yang beruntung itu dengan suara yang hanya bisa didengar oleh kami berdua.
     "Jadi siapa nih?" tanyaku sambil melihat kesekitar, memantau jika ada yang memperhatikan kami.
       "Prediksi lo?" Nelo balik nanya sambil nyengar-nyengir gak jelas.
       "Hmm.. Rai, kan?" tanyaku penuh selidik, Nelo tertawa pelan mendengar jawabanku. "Eh malah ketawa.. cepetan Eli udah dijemput nih, gue nebeng sama dia." aku memperhatikan Eli yang berjalan makin jauh dari tempatku berada. Nelo tersenyum geli.
       "Oke.. oke.. Kenapa mikirnya Rai deh?" 
       "Abisnya dia sesuai sama ciri-ciri yang lo kasih ke gue sih.. Salah ya?"
       "Iya," Nelo menjulurkan lidahnya, "katanya detektif profesional. Nebak ginian aja gak bisa lo," Nelo menjitak kepalaku pelan.
        "Yaudah.. yaudah.. jadinya siapaaaa? Cepet.. cepet.."
Nelo berfikir sebentar, sepertinya bingung mau memberitahuku sekarang atau tidak. Dia berdeham pelan.
        "Jadi cewek yang gue suka itu.." dia menarikku untuk mendekat. Kupastikan telingaku terpasang dengan baik agar dapat mendengar suaranya. "Lo." bisiknya.
        Aku terdiam. Tak tahu harus bicara apa. Bingung. Masa? Kok bisa? Dapatku rasakan tubuhku mulai bergetar pelan, oh tidak.. lututku melemas.
        "Wah.. becanda lo Nel." kataku sambil berusaha untuk menguasai diri. Tanpa kusadari ternyata Rai dan teman lainnya sedang asik memperhatikan kami. Dapat kudengar samar-samar suara 'cieee Hana.. ciee Nelo..' mereka. Sungguh, aku tidak memperdulikan mereka. Pikiranku melayang ke seminggu yang lalu, ketika Nelo mulai bercerita tentang cewek yang dia suka. Jadi, selama ini akulah yang kami diskusikan? Jadi, aku mencari aku? Jadi, aku mendukung Nelo untuk menembak diriku sendiri? Wah.. kacau..
         "Seriuslah. Lo-nya aja yang gak nyadar udah dikasih petunjuk berapa kali coba."
         "Kok? Duh.. gue bingung.." sepertinya usahaku untuk menguasai diri tidak berhasil.
         "Kaget kan? Kaget kan?" katanya puas.
         "Banget!" kuatur nafasku perlahan. Begini ya rasanya orang kaget? Nafas jadi megap-megap begini.
         "Gue bilang apa, lo pasti kaget."
         "Kok lo nyantai sih? Gue udah syok gini."
         Nelo tertawa kecil, "Kan gue udah nyiapin mental dari kemaren."
         "Hah? Iya deh iya.. aduh.. parah nih gue.."
         "Udah.. udah.. nyantai aja, gue balik duluan ya! Lo juga cepetan ntar ditinggal Eli." Diusapnya kepalaku pelan, lalu dia menstrater motornya. Dapat kulihat wajah Nelo yang memerah sedetik sebelum dia memakai helmnya.
          "Oke.. hati-hati Nel. Awas ada polisi." kataku berusaha untuk bercanda disaat jantungku masih jumpalitan tak keruan seperti ini. Nelo mengangguk pelan. "Bye!" katanya sebelum motornya beranjak. Dapat kudengar deru motor yang semakin lama semakin menjauh
           Oh tidak.. aku harus memberitahu seseorang! Siapa? Tidak mungkin Eli atau Siska. Aduh.. ya ampun. Sempoyongan aku berlari ke arah Eli. Kuputuskan untuk memberitahunya. Ketika mendengar ceritaku, reaksi Eli sama sepertiku. Ya.. Eli sudah tahu tentangku dengan Nelo, karna aku sering bercerita kepadanya.
            "Jadi Han, jawabannya iya apa ngga?" pertanyaan Eli membuatku terdiam. Entahlah.. Nelo telah membuatku nyaman. Aku tak mau hubungan itu rusak atau berubah karna hal ini. Tapi disisi lain, aku tak mau menggantungkan perasaannya dengan tidak menjawab apapun. Huaaa.. aku bingung..

Lima belas menit kemudian HPku bergetar. SMS..
From: Anelo
Kaget Han? XD
From: Hana
Banget.. Kenapa bisa deh? Perasaan muka gue biasa, pinter.. rata-rata aja. :@
From: Nelo
Wesehh.. orang yang nilai diri lo Han, yaa.. berarti kita beda pendapat. :P
From: Hana
Iya sih.. tapi tetep aja, syok. --" Jadi.. ada yang mau lo tanyain ke gue?
From: Nelo
Hmm.. nanya apa ya? Menurut lo?
From: Hana
.. gue bingung mau jawab apa. Gue nyaman sama keadaan kayak gini, tapi gue gak mau ngegantungin lo. Tapi gue akui lo emang lebih dari temen biasa, cuma gue belom siap buat pacaran. Jadi sampai waktu gue siap, gue ngebebasin lo suka sama siapapun.
From Nelo:
Hmm? Nyantai ajalah sama gue. Gue gak mau lo terlalu mikirin perasaan gue ke lo, itu malah ngebuat gue gak enak sama lo Han.
From Hana:
Kok gitu? Harusnya gue yang gak enak. :(
From Nelo:
Udah.. udah.. nyantai aja, jangan sedih gitu ah. :D Kita temenan kayak gini aja udah lebih dari cukup buat gue. Nyantai aja ya, gak ada yang berubah kok. :) Gue bakal nunggu lo Han, gak usah buru-buru.
From Hana:
Thanks Neloooo.. lo baik banget banget.. Beruntungnya gue punya fans kayak lo. XD
From Nelo:
Hahaha. Makanya cepet-cepet jadi fans gue. :P

Dan suasana pun kembali seperti biasa. Walaupun aku tau ada sebuah perasaan baru diantara kami. Mungkin aku belum 'menyukainya' untuk sekarang, tapi.. masa depan siapa yang tahu? Percaya nggak hal sebesar ini bermula dari pertanyaan tentang PR?

Rabu, 29 September 2010

I really miss my beloved MTs..

Well, masih dihari yang sama. Barusan gue ngeliat foto-foto gue pas MTs, yep kurang dari enam bulan yang lalu, saat status gue masih menjadi anak SMP yang bebas, yang bandel, yang nyantai, dan yang yang lainnya. Oh God! Gue bener-bener kangen itu semua. Gue liat foto pas pembuatan film tentang memandikan jenazah. Inget banget gimana ramenya Lili pas ngerekamin anak-anak, Pak Sule yang rada marah karna anak-anak cowoknya berisik, trus ribetnya nahan ketawa pas pengambilan gambar. Gue kangen masa-masa gue pas OSIS, pas LDKS yang agak berantakan. Karna kurang becus ngurusin junior, seniornya jadi kena marah semua. Disuruh push up sama guling-guling di tanah pas malem-malem abis renungan tuh, mata sembab kaki pegel badan remuk tetep aja dihukum. Mana senior (termasuk gue) yakin banget kalo kita gak salah, eh pas dikasih tau sama kakak paskib baru ngerti deh kesalahannya: kita masih individualistis. Akhirnya abis dimarahin, semuanya berangsur jadi kompak. :) Gue inget Yudhit selaku ketua OSIS, kena marah mulu. Dikit-dikit diomelin, ini diomelin, itu diomelin, tapi gue akui dia ketua OSIS terbaik angkatan gue! Inget juga pas capek-capek bikin balon aer, akhirnya tuh balon gak jadi dipake pas pos. Eh malah dipake buat perang balon, dan si Yudhit yang jadi sasarannya! Hahahaha. Trus bintal, pas survei tempat seniornya udah pada takut duluan, ternyata pas jadi setan-setannya senior malah jadi yang paling ganas! LDKS.. LDKS.. gue gak bakal bisa lupain hal itu. Niat mau begadang tapi gak jadi karna mata udah lima wat, bangun lagi jam 6 gara-gara kedinginan, wajarlah gue tidur di teras villa! Mantep dah tuh. Abis itu disuruh senam pagi, muka pada lusuh semua, kagak ada semangat-semangatnya. Ehh ditegor lagi sama guru, bikin gemes deh ahh.. Pulang-pulang gue hibernasi ampe 12 jam. Hohoho.

Suasana kelas 9 yang gak terlupakan. Ngeliatin Yudhit yang fokus gambar sketsa, Kian-Sandy temen ngerumpi gue. Trus BBFnya kelas yang beda banget banget dari BBF yang asli, haha. Narsis-narsis di kamera orang pas minggu-minggu terakhir kelas 9. Ngeliatin pak Admi dengan tampang sangarnya tapi lembut hatinya. Atau muji kekerenan pak Syakur, hoho. Banyak banget.. banget.. gak bisa gue kupas satu-satu disini. Gue kangeeeeeenn banget. Suasana 95 yang rame, dengan tereakan-tereakan anak sekelas pas istirahat. Apis yang ngejailin Idzni. Ato suasana hening kayak kuburan pas pelajaran mulai. Debat pas presentasi. Ngeluh karna pembuatan taman. Ngomongin OSIS. Ngegosip. Kesel pas digosipin. Ya ampun.. sedih kalo ngebayangin hal itu gak akan terulang lagi. Masa-masa dimana gue make seragam ijo-ijo dan baju olahraga yang kayak baju tukang sapu dan bangga menjadi anak MTs, walopun letaknya di pelosok dan tugasnya juga ngeselin naudzubillah, tapi banyak banget hal yang gue dapet disana. Gue dapet sahabat terbaik gue, love story yang berbeda dari biasanya, pengalaman yang aneh menakjubkan.. Gue kangen maen biola bareng tim, disuruh maen mendadak sama Bu Jay. Hahaha. Tapi dulu latian tuh gampang, karna masih dalam lingkup yang sama: MTs. Sekarang? Buat nyari waktu latihan aja susaaahh banget. Gue kangen.. Kian, Yudhit, Sandy, Nye-nye yang sifatnya berbeda sama gue tapi merekalah sahabat terbaik gue.  Huuu.. pengen meluk kalian rasanyaaaaa.. T^T dan sekarang semuanya telah berbeda. HA HA HA. Gue kangen kangen kangen kangen kalian semua.. sedang apa kalian kawan?

Alasan orang benci DISURUH!

"Hana ambilin ini doong!" -krasak krusuk- gue beranjak dari posisi nyaman gue buat ngambilin hal yang diinginkan, gak lama kemudian.. "Hana bersihin meja tuh, berantakan banget!" untuk kedua kalinya gue beranjak dari posisi nyaman gue dan dengan sangat terpaksa gue bersihin tuh meja, udah tuh, gue duduk lagi. Ehhh tiba-tiba.. "Hanaaaa.. kerjain ini dong!" dahi gue mulai berkerut, sabar.. sabar.. gue turutin lagi. Kemudian.. "Hanaaaa.. pergi ke warung dong!".. "Hana sapu lantai!".. "Hanaaa!!".. "Hanaaaaa!".. "Hanaaaaaa?!!".. -KLIK!- gue matiin laptop yang sedari tadi gue pelototin dan berhenti ngerjain project gue yang beberapa bulan ini gue anggurin gara-gara sibuk di SMA. CUKUP! HABISLAH KESABARAN GUE! Hayolaaahh.. bisa gak sih gak nyuruh-nyuruh seenak jidat gitu? Gak liat apa gue lagi serius setengah idup gini? Giliran ide lagi lancar banget gini adaaaa aja penghalangnyaaaa.. huuuuhh gemees deh aaahhh!

Well, perlu teman-teman sekalian perhatikan. NYURUH dan MINTA TOLONG itu SANGAT BERBEDA! Gue yakin, diantara kalian yang baca post gue kali ini, pasti ada yang berpendapat sama. So, dimana bedanya? Intinya mah sama: minta bantuan. Tapi menurut gue, 'nyuruh' orang sama 'minta tolong' ke orang itu beda banget, dari bahasanya aja udah keliatan kan kalo 'minta tolong' itu lebih halus dari 'nyuruh'. Jadi mengapa eh mengapa orang gak suka disuruh?
  1. Menurut gue, orang 'nyuruh' itu gak pernah ngomong 'tolong'.
  2. Orang nyuruh itu ngomongnya pake nada tinggi, suara sopran satu aja kalah kali.
  3. Gak liat sikon, tuh penyakit jeleknya orang nyuruh. Lagi asik ngerjain tugas udah konsen banget padahal, ehh tiba-tiba ditereakin suruh beli garem di warung, kan gak asik banget tuh.
  4. Orang 'nyuruh' sering lupa bilang terimakasih, amnesia kali.
  5. Lebih nyebelin lagi, kalo udah nyuruh pake emosi pula. Bikin naek darah itu mah. Mau dilawan gak enak, didiemin makan ati.

Itu baru lima alasan dari sekian banyak alasan-alasan lainnya, kalo punya alasan lainnya bisa kalian tambahin sendiri. Hehe. -lanjut- Mungkin temen-temen pernah ngelakuin atau ngalamin salah dua atau tiga hal dari lima poin diatas. Jadi, gimana caranya biar musuh gak bertambah dalam enemy list kita yang udah hampir penuh? Sebenernya gampang kok! :)

  1. 'Nyuruh' itu kesannya kayak kalian seenak jidat bener, males ngerjain sesuatu makanya nyuruh orang lain. Jadi lebih baik 'minta tolong' aja, kenapa? Karna dengan kata 'tolong' yang kalian selipin di kalimat kalian, orang akan merasa lebih dihargai. Gak susah kan nyelipin kata 'tolong'? Cuma dua suku kata kok, to-long, tapi efeknya besar juga. Apalagi kalo orang yang kalian minta tolong itu lagi bad mood.
  2. Inget buat bilang 'terimakasih', itu juga penting! Anggap aja 'terimakasih' itu sebagai penghargaan buat orang yang nolong kita, karna dia udah ngebantu buat ngeringanin beban kita.
  3. Liat sikon. Gak logis kan orang yang lagi sibuk setengah idup malah kita minta tolongin, itu ngerepotin namanyaaa..
  4. Pake suara yang lembut, halus, dan sopan! Jangan sampe lo minta tolong ke orang suara lo kayak lagi neriakin maling ato kenek-kenek yang nagihin ongkos di kopaja. Gak bagus banget.. -___- gue juga males kalo begitu mah.
  5. SENYUUMMMM.. selain ibadah dan menyehatkan, senyum juga bisa memberikan kesan yang baik buat diri lo. Sering-sering aja senyum. Gak berarti lo senyam-senyum sendiri gitu juga, disangka gila nanti. :P
  6. Lebih bagus lagi kalo lo gak minta tolong. Yaahh.. kalo masih mampu, ngapain minta bantuan orang lain kan? Gara-gara maleskah? Yahh.. gue juga sih -gubrak!- tapi liat-liat juga lah.. males juga ada batasannya. Emangnya lo mau diperbudak sama rasa males lo itu?

So.. itulah pendapat-pendapat dan masukan dari gue. Intinya.. silahkan kalian simpulkan sendiri. Hahahahaha. Jadi sobat, kalo kalian mau dihargai orang lain, kalian juga harus belajar bagaimana cara menghargai orang lain. :) Dimulai aja dari hal-hal paling kecil, hal-hal yang sering kita lupain sebelumnya. Good luck ya! Semoga dengan ini kita bisa menjadi lebih baik lagi. That's enough, night all! :*

Senin, 27 September 2010

Ayo lebih dewasa!

Helooooo.. wah sudah lama tidak ngepost ya, maaf blog.. agak keteteran nih, maklum baru jadi anak SMA -gaya-. So, bagaimana kabar kalian semua? Baik kah? Kalo gue sih baik-baik aja. Hehe. Well, ada beberapa hal yang gue dapet setelah kurang lebih tiga bulan belajar di SMA. Yap.. harus lebih dewasa lagi, karna semuanya ada ditangan gue sekarang. Harus pinter ngatur waktu juga, kalo ngga gue juga yang rugi soalnya. Time is money udah mulai berlaku dalam kehidupan gue. Padahal tuh ya, pas di MTs mah perasaan nyantai banget, semuanya berjalan sebagaimana mestinya.. iya sih banyak PR tapi gak sebanyak, juga gak sesusah dan seribet kayak SMA. So, yang andaikan ada anak SMP/SD yang baca blog ini dan kebetulan lagi ngeluh karna tugas bejibun, percayalah itu belum ada apa-apanya dibandingkan SMA. Besyukurlah kalian adik-adik.. -melankonis abis-

Tapi permisa.. boong juga nih kalo gue bilang masa SMA yang sudah berjalan 3 bulan ini gak seru sama sekali. SEBALIKNYA! Walopun tugas bejibun, bingung milih jurusan, pelajaran yang seribet apaan tau, dan remedial-remedial yang mengantri.. asli jangan lewatin masa SMA deh. Mungkin awalnya kalian ngerasa asing, wajarlah.. dunia baru. Tapi nikmatin aja. Ini jenjang terakhir sebelum kita dianggap bener-bener dewasa. :) Gue yakin sebenernya banyak kesenangan yang menunggu, cuma kitanya aja yang gak sadar. Hehe. Gak nyesel kok jadi anak SMA. Terus ya.. buat adik-adik TK/SD/SMP jangan pengen cepet-cepet masuk SMA deh.. -___- karna dibalik seragam putih abu-abu yang keliatan keren dan dewasa itu tersimpan banyak tanggung jawab yang harus diemban kakak-kakakmu ini. ~cieeh. Intinya teman-teman sekalian, nikmatin aja yang ada didepan mata, gak usah nyari-nyari yang jauh didepan. Puas-puasin bandel, sebelum bandel itu dilarang! -sesat- Hahahahaha.

Ohya.. dan ya.. gue menyadari satu hal lagi. Dari masa SMP ke SMA, gue menghadapi banyak perubahan, yang awalnya sempet ngebuat gue kaget setengah idup dan mikir yang enggak-enggak. Tapi pada akhirnya gue tau, apapun yang terjadi.. perubahan apapun yang bakal ada nantinya.. gue teteplah gue gak kan menjadi orang lain.. dan sahabat gue teteplah sahabat gue. :D Semangat ya kawan!

Minggu, 22 Agustus 2010

Dikejar waktuu!!!

AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!! Hedeh itu PR masih numpuk! Ya ampun LKS gue belom dikumpulin! Ohya, ulangan fisika-ekonomi-kimia hari senen! Utang belom dibayar pula (?)! Gawat gawat gawat. Gue bener-bener sibuk! Lalu mengapa saya ol sekarang? Abisss puyeeeeeeeeeeeeng. Refreshing sejenak deh. Hahahahaha. Haduh.. gue capek, tiap ganti sekolah misalnya dari SD ke SMP dari MTs ke SMA gitu gue selalu kekurangan waktu. Gue jadi jarang bersilaturahmi dengan temen-temen SD dan MTs gue, dan akhirnya pas gue ikut ngumpul suatu saat kemudian.. gue udah ga nyambung lagi deh -___- Maksudnya ga ngerti apa pembicaraannya. Haaaaaaaaaaaaa.. Gue mau ngobrol-ngobrol kayak dulu lagi, atau maen ke rumah Kian tanpa direncanain sebelumnya, nonton, hhhhmmm.. Kalo begini gue ngerasa kayak di dimensi yang beda deh. Udah sekolah paling pojok, tugas bejibun, haaa sok sibuk banget ya gue? Tapi kadang-kadang ada rasa yang gimanaaa gituu.. gak kayak di 109 yang anak MTsnya bejibun, di 38 tempat sohib-sohib gue berada, 49 yang ga sejauh sekolah gue, yang ke 28 aja lumayan banyak, di SMKnya nye-nye juga.. Haaaaaaaaaaaaaa.. nyasar nih gue.. Yasudahlah, nikmati saja. Gue disangka sombong dah nih -melas- Sip, miss u all :*

Jumat, 20 Agustus 2010

Bad mood tingkat tinggi --"

Kenapa kalo lagi bad mood orang yang tadinya nyenengin bisa jadi ngeselin setengah idup? Kenapa bad mood itu datengnya tiba-tiba? Bahkan terkadang dia dateng pas lo lagi ngerasa seneng banget, atau disaat yang selama ini lo tunggu-tunggu. Ckck. Yayaya, kemaren gue bad mood tingkat tinggi. Biasanya kalo udah kayak gitu gue jadi ga peduli apapun lagi dan mikirin hal-hal negatif yang selama ini gue anggap positif, semacem kayak nyalahin diri sendiri buat sesuatu yang bukan kesalahan gue lah.. Pas bad mood pikiran jadi mentok abis. Mikir ini.. salah, itu.. salah, kayak ga ada hal yang bener di dunia ini. Orang yang peduli sama gue jadi kena imbasnya juga. Padahal kagak salah apa-apaan tuh dia, tapi gue omel-omelin, kasian juga ya. -_______-" Selain itu emosi juga jadi ga terkontrol, bibir manyun setengah meter, pipi tembem ngalahin balon, ya ampun.. kemaren gue jelek amat yak?
Tapi ada sesuatu yang ngebuat gue tambah 'nyeeess' lagi, yaitu.. kemaren hujan. Terus apa hubungannya? Gue suka hujan, rintik-rintik airnya itu bikin tenang. Mungkin buat lo yang gak suka hujan pendapat gue ini bisa dibilang aneh, tapi hujan itu menakjubkan. Disaat semua orang lari-larian nyari tempat neduh, gue malah jalan nyantai.. nikmatin guyuran air yang membasahi sekujur badan gue. Boong kalo gue bilang ga kedinginan.

Hal itu gue lakuin bukan tanpa alasan, atau sengaja biar kayak disenetron-senetron gitu, plis jangan anggap kayak gitu. Lebay amat gue kalo alesan itu bener. -,- Yahh gimana ya.. gue suka saat badan gue basah kena air hujan, bukan karna berasa seksi atau cantik gituu! :@ Air hujan bisa ngebuat kepala gue lebih dingin, dan gue suka jalan dibawah air hujan pas gue rasa semua hal itu salah, bukan.. bukan ngerasa kalo gue doang yang bener, tapi ngerasa sebaliknya. Dalam perjalanan singkat gue dari toko buka Eureka! ke Gramedia itu gue bebas nangis tanpa orang lain tau karna air hujan udah ngehapus air mata gue. Gue bebas menjadi egois tanpa harus nyakitin orang lain. Gue bebas menjadi sedih dan penyemangat diri gue sendiri. Gue bebas ngeyakinin kalo gue bukan suatu kesalahan. Gue bebas numpahin emosi walopun orang lain ngeliat gue itu cuma seorang cewek berseragam yang jalan sambil ujan-ujanan dipinggir trotoar. Yap.. seorang cewek bisa menjadi sangat sensitif dan sangat cuek dalam waktu yang bersamaan. Tapi sebuah anugrah karna gue dilahirkan menjadi seorang perempuan, karna perempuan bebas mengekspresikan emosinya. Dia sedih, ya nangis. Kecewa, ya marah-marah. Kangen orang, ya jadi manja ga jelas.  Tanpa orang menganggap kalau itu adalah hal yang aneh. Mau nangis gara-gara terharu pas nonton senetron juga ga aneh :P, buat para cowok bukan berarti gue nuntut lo buat jadi sok kuat gitu ya! Manusia bebas berekspresi kok, cuma liat sikonnya aja. Hehe.


Well, pas hujan berhenti.. gue jadi ngerasa lebih tenang dan pikiran gue lebih jernih. Bukan berarti bad mood gue ilang tak berbekas gitu, tapi setidaknya mood meter gue jadi naik laahh.. hehehe. Thanks ya Rabb karna engkau telah menurunkan hujan kemarin malam :) dan yaaa.. thanks S karna udah berusaha naekin mood meter gue. Hohoho.
PS: gambarnya gue ambil dari google yaa.. bukan gue yang moto, hehe.

Selasa, 17 Agustus 2010

Cantiknyaa..

Subhanallah.. Subhanallah.. Subhanallah.. Allah memang menciptakan seseorang dengan kelebihan dan kekerungan masing-masing ya. Well, setelah gue perhatikan. Temen-temen cewek gue di SMA sebagian besar memiliki wajah yang WOW, diatas rata-rata. Ada yang manis putih, ada yang imut ngegemesin, ada yang angkuh tapi anggun, ada yang childish abis, ada yang keibuan, ada yang kalem, ada yang ceria, ada yang terawat, ada yang kebarat-baratan, ada yang ketimur-timuran, ada yang selatan-selatanan, dan ada yang ke utara-utaraan.. (apa dah maksudnya?) Yep intinya, mereka cantik.. sangat cantik. Bahkan gue sebagai seorang perempuan aja mengakui kalo mereka cantik. Soo.. dimana masalahnya? Yah.. don't judge a book by its cover same as women.. don't judge a women by her face. Setelah gue mengenal lebih dalam, seperti manusia biasa, mereka juga punya kekurangan. Anehnya.. justru kekurangan mereka itu yang ngebuat mereka terlihat lebih cantik, dengan kekurangan itu gue bisa bener-bener mengetahui kalo mereka adalah manusia biasa sama kayak gue.
Daan.. gue jadi minder. Hehe. Sepertinya gue bukan apa-apa kalo dibandingkan dengan mereka. Mereka cantik, pinter, baik pula. Well walopun gak semuanya termasuk cewek 'baik-baik' tapi menurut gue mereka tetep memiliki sisi baik. Mungkin gue aja yang belom nyadar. Sementara gue? Fisik gue.. biasa. Kepribadian gue.. ya ampun.. Gue kalah. Hmm.. ayo Han! Lo bisa lebih baik dari mereka kalo lo mau berusaha. Lo juga punya kecantikan tersendiri, cuma lo aja yang ga nyadar. :)

Minggu, 15 Agustus 2010

Apdetan ..

Heeloooo!! Udah lama nih ga ngepost, jadi kaangeeenn. Haha. Ohya, pertama-tama:

Salamat Berpuasaaaa!!
Saya mohon maaf ya bila ada kesalahan! Hehehe. -lanjut- gue belom cerita tentang hari-hari di SMA ya? Hohoho. Seruu ko.. tapi tetep aja masih sering kebayang MTs tercinta, haha. Yayaya.. banyak yang beda di SMA ini. Dari mulai gedungnya, temennya, ampe gurunya! Beeehh pada galak-galak euy! Tapi banyak juga yang baik siihh. Then.. banyak banget yang mirip ama temen gue disini! Ada yang mirip Fia, Ita, Nye-nye dll.. dan itu ngebuat gue makin kangen ama MTs. Huooooooooo.. really miss it! Tapi life must go on kan, jadi yaahh nikmatin aja. Lagian disini gue ketemu banyak temen baru yang naudzubillah-ajaibnya-minta-ampun hehehe. Makanya tiap hari juga kehibur dan ya.. mereka care banget sama gue. Kerasa banget pas sanlat kemaren, dan gue jadi kangen MTs (again).. Huuaaaaaaaaaaaaaaaaaaa..!
Padahal awalnya gue sempet nyesel dengan keputusan gue ini dan pas gue ngomong ke Cakyang, dengan entengnya dia bilang "aahh, biasa itu mah, lama-lama juga enak kok!" dan gue gedek buat ngakuin kalo kata-katanya itu bener! Yayaya.. kita harus buat kesalahan sekali-kali, biar belajar. Gak enak kan kalo hidup bener mulu? -sesat- Taaapiii, gue yakin tiap kesalahan pasti ada nikmatnya juga. So.. jangan takut untuk berbuat kesalahan, oke? Ehh tapi ga berarti lo harus salah mulu ya! Ambil positifnya dong jangan negatifnyaa!
Ohya gue masuk kelas X-7 dan itu kelas yang ajaib menyenangkan. Hahahahaha. Pokoknya gue nikmatin aja deh. Kalo dinikmatin rasanya lebih enak kan? Emang enak sih.. apadeh gue ga jelas, maklum kumat.

PS: Pas sanlat mentor gue bilang gini "Yaahh, nikmatin aja semuanya. Bersyukur atas apa yang kalian miliki saat ini. Liat ada temen yang peduli ama kalian, yang sayang kalian.. biarin aja mereka dengan kehidupannya. Selama kamu nyaman dengan kehidupanmu, mengapa resah?" yayaya.. nikmatin aja, hidup cuma sekali kawan. :)

Sabtu, 10 Juli 2010

Susahnya buat ikhlas..

*narik nafas dalem-dalem* Ya Allah.. mungkin karna gue kurang berdoa makanya gue susah banget buat mengikhlaskan sesuatu. Banyak hal-hal yang gue pikirin, gue timbang-timbang baik-buruknya, sampe gue sering merenung.. Well, sesuatu hal yang menurut kalian ga penting bisa menjadi sangat penting untuk orang lain kan? Yaahh.. gue harus kehilangan sesuatu yang sangat berarti buat gue, yayaya.. pada akhirnya gue cuma bisa nyesel.. kenapa ga gue antipasi dari dulu? Padahal gue tau, suatu hari, hari ini pasti dateng. Haaaaaaaaahhh.. Udah berbulan-bulan sejak gue sadar bahwa gue akan kehilangan sesuatu yang berharga. Tapi kenyataannya, gue selalu gak bisa nerima kenyataan itu, yep I deny it! Itulah salahnya gue! *jedotin kepala ke tembok*

Gue ga mau kehilangan gitu aja tanpa mencoba buat mempertahankan. Jadi, gue coba beberapa cara, gue cari-cari informasi. Yaahh lumayan berhasil, setidaknya ada beberapa hal yang bisa gue selamatkan. Finally.. mereka memang harus pergi. Penyesalan terbesar gue, kenapa ga gue selametin hal yang paling penting? Aish! Tapi.. gue ga bisa terus nyesel nyesel dan nyesel. Nyesek emang, banget malah! Kehilangan sebuah serpihan hidup yang amat sangat berarti, ya Allah.. hal itu lebih dari sebuah serpihan!! I can't life without it! (for now) AAAAAAAAAAAAA!! Haaaaaaaaaaaaaaaahhh.. *kecapean*

Yaya.. gue harus melihat kedepan. Melupakan hal yang telah hilang? Tentu aja ngga! Gue bisa mengenangnya, walaupun cuma sebatas bayangan kabur hitam putih. Mungkin ini yang terbaik, ya kan? Allah selalu memberi yang terbaik. Well, gue akui ini salah gue juga yang kurang bisa menjaga sesuatu. Ini pelajaran buat gue yang selebor biar lebih hati-hati lagi. Huufthh.. Yak readers! Buat gue butuh energi yang sangat banyak buat ngikhlasin sesuatu yang berharga. Entah udah berapa kali gue ngebatin ke diri gue "Hana.. Ikhlas! Hana.. Ikhlas", teteepp aja ga mempan. Karna gue kurang niat kali ya? Ayooo dooongg.. give me a hug! (lho?) Gue bener-bener 'berantakan' nih..

*ngambil nafas lagi* Oke, cukup melownya! *nampar pipi* Bangkit Han! Yeah! Kalo gini terus, kasian gue dan.. hal itu.. Hhh.. Ayo ucapkan! Gue.. Ik.. Hhh.. Gue ikh.. haduuhh.. Bismillah.. Saya.. Ikhlas.. Ya, saya ikhlas! Hey, kubiarkan ragamu pergi, tapi ku yakin dirimu yang sesungguhnya slalu disini. :) *tersenyum lega* Akan ada hal baru yang datang, namun kalian ga tergantikan ;) Tenanglah di alam sana kawan.. :'( Kalian tetep disini kan? Walopun ga berbentuk sesuatu.. :') yep gue yakin kalian disini! In my heart.. (cielah tumben bahasa gue jadi co cweet begini. hahaha, hoek!) Yap yap! Cukup sedih sedihnya! Saatnya bangkit! Goodbye 2870 sms-sms ku yang terhapus.. dirimu slalu ku ingat (insyallah, mengingat kemampuan ingatan gue yang kurang bagus). Welcome home hpku yang baru sembuh dari kerusakan software dengan memory internalmu yang kosong karna terhapus!
Sesuatu yang hilang akan kembali dengan caranya sendiri..
by. Luna Lovegood (Harry Potter 5 the Movie)
PS: Ya Allah.. tolong kuatkan ingatanku akan hal-hal yang berharga untukku! Termasuk sms-sms yang ilang tadi.. Amiinnn !!!!
PS again : Maaf kalo entri ini amat teramat lebay!
PS again again : Pengen ngegampar penulisnya ya? Hahaha.

Kamis, 08 Juli 2010

Hasil PPDB! :D

Huaaaaaa, akhirnya! Setelah melewati PPDB yang amat lancar kacau. Nih buat mengingatkan lagi.. pendaftaran yang tanggal 1-3 Juli itu dibatalkaann!!! Jadi jadwalnya molor ampe satu minggu-an. Tanggal 5 yang harusnya kita lapor diri, tanggal 12 Juli yang seharusnya gue udah MOS diuundur! So, jadwal barunya: 6-8 Juli pendaftaran tahap pertama, 9-12 Juli lapor diri, 13-14 Juli pendaftaran tahap kedua, 15-16 Juli lapor diri, 19 Juli baru tahun ajaran baruuuu..!!
Well, balik ke sekarang.. barusan gue ngeliat pengumuman. Nama gue ada di SMAN 34! Alhamdulillah.. Yayaya.. sekolah baru saya.. hmm.. FYI dari MTs yang masuk sana cuma 2 orang. Gue sama temen gue.. Akhirnya selesai juga proses deg-degan yang menguras emosi dan air mata. Hehe. So.. Congratulations all!! Keep your spirit!
Yeah.. selamat menempuh hidup baru kawan.. Dengan buku baru, pakaian baru, sepatu baru, tas baru, guru baru, temen baru, lingkungan baru, pacar baru (lho?), dan hal-hal baru lainnya. Don't forget who you are, and still be your self, I wish that you never change.. but I know that imposibble. :@ you.. me.. us.. them.. yeah everything will change. I know that.. But, no worry just follow your heart, haha.. ha.. ha.. huufth.. Wew.. I'm happy and sad at the same time! Hmm.. :) :'(

Senin, 05 Juli 2010

PPDB (yang amat kacau)

Hey readers! Udah lama ga update blog nih, jadi kangeeennn. Hehe. -Lanjut- Gila ya! Gila gila gila gila! PPDB angkatan gue KACAU! Pertama: webnya susah banget dibuka, kedua: banyak nama yang belom masuk, ketiga: sekarang semuanya dianggap GAGAL jadi kita semua disuruh DAFTAR ULANG!!! Bener-bener dari 0 lagi! Omigod! Pengen nembak orang jadinyaaaa!!!blogger-emoticon.blogspot.com Jadi kemaren gue deg-degan setengah idup itu ga ada artinya? Gue ol dari pagi cuma buat liat pengumuman itu juga percuma? Aaaaaaaaaaaaaish!! Minta digampar deh! Jangan-jangan pas udah daftar ulang gini, sistemnya kacau lagi dan pada akhirnya suruh daftar lagi deh.. *GUBRAK!* Terus-terusan aja kayak gitu, kagak usah sekolah dah ujung-ujungnya! blogger-emoticon.blogspot.com Kenapa ga kayak tahun kemaren aja sih? Kayaknya tahun kemaren tuh lancar-lancar aja deh. Kalo kayak gini bakal ngaret berapa lama???? AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!

Ohya.. para pejabat itu mana mikirin deg-degannya para siswa pengangguran menjelang SMA! Well, gue juga ga mikirin betapa ribetnya orang-orang behind the scene PPDB sih. Tapi tetep aja gue gedek!! Kenapa ga dimatengin dulu servernya pas jauh-jauh hari gitu? Haaaahhh.. Well gue ngedumel di blog ini juga ga ada gunanya sih. Yaaahhh.. cuma bisa berdoa biar semuanya lancar n ini semua cepet kelar!! blogger-emoticon.blogspot.com

Rabu, 23 Juni 2010

Love story :D

*Hana kesambet ya? Tumbeh mau ngomongin tentang love love-an.* Hehe.. iya nih, lagi mood ngomongin ini, maklumlahh namanya juga remaja! blogger-emoticon.blogspot.com -lanjut- Well, gue baru nyadar.. ternyata gue tuh gampang suka sama cowok pas ngeliat senyumnya, cengiran, ato ketawanya. Woooowww!! Bisa meleleh saya!blogger-emoticon.blogspot.com Abis.. gimana ya? Gue rasa mereka lebih keren pas lagi itu. Misalnya.. gue ketemu ama cowok, kalo diliat awalnya sih biasa aja, tapi gue bisa speechless pas liat senyumnya! Okeh, ga semua cowok bisa bikin gue speechless gitu sih. Tapi.. yaaa sebagian besar cowok yang gue suka itu punya senyum atau cengiran yang manis. Hohohoh. Nava juga keren pas lagi nyengir blogger-emoticon.blogspot.com .. Eh jangan salah, bukan cuma gue yang bilang dia keren ya! Hampir anak kelasan gue mengakui hal itu! Tapi.. hmm.. bahasnya nanti aja deh.

First love gue namanya Reza, gue suka sama dia pas kelas 4 SD. (wew, muda banget yah eek) Dia kakak kelas gue, kita beda setahun. Awalnya, gara-gara gue sering pulang telat, yaahh biasa anak-anak.. pulang sekolah jam 12 nyampe rumah jam lima sore, *lima jamnya dikemanain Han?* maen-maen disekolah! Hahaha, emang cinta sekolah banget yah gue. -lanjut- di SD gue, nah dia juga sering pulang telat. Well.. dimulailah perjalanan cinta gue.. blogger-emoticon.blogspot.com (lebay mode: ON) Awalnya gue dan Reza itu musuhan, yahh.. kayak di sinetron-sinetron lah: benci jadi cinta. Eh tapi.. tunggu dulu, love story gue gak sepasaran itu. Ada beberapa event yang ga pernah digambarkan oleh sinetron manapun! Hahahaha. Lumayan banyak lah konflik-konfliknya, tapi gak sedikit juga seneng-senengnya. biggrin Mungkin karna masih kecil, gue ama dia itu kayak temenan aja, cuma yaahh.. ada yang beda siihh.. Hihi. Tapi, kisah yang ini akhirnya gak bagus alias sad ending. He is a playboy. (gila juga ya..) Walopun gitu, gue gak nyesel kok karna dia yang jadi first love gue. Ngapain nyesel? Kan bisa dijadiin pengalaman. blogger-emoticon.blogspot.com

Kelas lima semester satu, menutup lembaran penuh Reza dengan berlinang air mata (halah). Second love gue yang ngilangin rasa sakit hati itu! Dia temen sekelas gue, orangnya.. hmm.. yaahh biasa, tapi waktu itu sih gue ngeliatnya dia tuh luar biasa, hihi. Namanya Adi, lebih pendek dari gue, orangnya kocak sumpah, dan yaaa.. senyumnya manis. blogger-emoticon.blogspot.com Gue inget banget, karna dia duduk didepan gue, gue sering ngeliatin dia dari belakang (yaiyalah). Apalagi kalo dapet tugas dari guru suruh buat kelompok: satu kelompok empat orang, pasti deh.. dia n temen sebangkunya muter kursi kebelakang, jadi satu meja buat empat orang. Beuh.. pas itu gue bisa jadi diem mendadak, gara-gara deg-degan setengah mati ngeliat dia yang duduk tepat didepan gue, sering salah tingkah sendiri deh.. aaaaaaaaihhh.. Dua tahun gue sekelas ama dia, dari kelas empat sampe lulus, tapi pas kelas lima semester dua dia pindah bangku, jadi jauh deh! blogger-emoticon.blogspot.com Well, bagus juga sih. Jadi gue gak perlu deg-degan tiap hari gara-gara dia duduk di depan gue, lama-lama jantung gue bisa korslet kalo dia dideket gue terus! Tapiii.. tetep ajaaa rada ga rela gimanaaa gitu. Hiks. Yahh.. gara-gara jauh-jauhan gini gue jadi sering curi-curi pandang ke arah dia, hahaha.. kalo inget itu sekarang gue bisa ngakak! Nih, lagi pelajaran IPA, gue cepet-cepet nyelesain tugas, abis itu rapiin meja, trus.. ngeliatin Adi. Ga bosen bosen ngeliatin tampang seriusnya pas lagi ngerjain soal atau cengirannya pas lagi ngobrol ma temen-temennya, aih.. tapi gak jarang loh gue kepergok ama dia. Lagi khusyuknya ngeliatin eh tiba-tiba dia nengok ke gue, gue cengo dulu lagi.. baru deh balagak ngeliatin cicak di dinding ato ngga langsung buang muka trus pura-pura ngobrol ma temen sebangku gue. Ketauan banget salah tingkahnya! Gue emang orang yang ekspresif ya.. blogger-emoticon.blogspot.com

Well, tapi.. gue ga pernah ngasih tau Adi kalo gue suka sama dia, walopun gue yakin dia udah tau tanpa gue kasih tau ke dia. Secara, cuma gak sengaja papasan doang udah di cie-ciein, lagian gue pasti langsung diem kalo ada dideket dia. Buat ngobrol aja susahnyaaa minta ampun, apalagi minta nomer hpnya.. gue bisa pingsan ditempat kali! Yaudah.. akhirnya sampe lulus gue tetep diem-dieman ma dia. cry Jadi, second love gue juga akhirnya gak bagus! blogger-emoticon.blogspot.com

Tamat SD, ketemu third love gue di SMP. razz Kelas tujuh semester dua. Dia temen sekelas gue, item manis (masa?) gue inget gue speechless ngeliat dia pas dia lagi ketawa karna apa gitu. Namanya Ira, hehe. Kalo yang ini gue udah rada bisa nyembunyiin gerak-gerik gue, jadi gak terlalu ketauan (yakin?). Tapi sayangnyaa.. gue terlalu percaya ma banyak orang, jadi nyebar deh. Pas ini gue gak tau Ira itu tau gue suka sama dia apa ngga. Jadi yahh.. walopun nyebar gue bodo amatan. Gue ma Ira biasa aja, temenan lah.. gue juga gak terlalu salting pas ketemu dia. Mungkin ini cuma kagum aja kali ya? Abisnya Ira tuh anaknya asik, dia gampang deket ma lainnya. Tapii.. ngenesnya.. hmm.. haaaahhh.. yahh.. gimana ya ceritanya? Pokoknya gue ga terlalu mau ngebahas hal ini. Tapi intinya, sad ending juga. *Han.. perasaan daritadi sad ending mulu..* blogger-emoticon.blogspot.com

Kelas 8 semester awal, pas pelajaran bahasa Inggris. Gue sekelompok ama seorang cowok, yep dia fourth love gue. Sebenernya dari kelas tujuh gue udah sekelas sama dia, tapi yahh ga ngeh aja kalo dia sekeren ini. Hahaha. Gara-gara cengirannya yang wow itu, gue langsung speechless. Awalnya gue cuma sekedar kagum sama dia, tapi lama-lama yahh.. begitulah.. Penasaran siapa namanya? Nava! N. A. V. A! Yeeiiyy !blogger-emoticon.blogspot.comSampe sekarang gue masih suka sama dia. Dari semua cowok yang gue pernah suka, dia yang paling cool, bukan berarti dia pendiem sih.. eh emang deh, emang pendiem maksud gue! Tapi DULU, sekarang mah.. Jauh dari pendiem, tapi dia ga pecicilan juga. Yaahh.. layaknya cowok normal lah.. Yayaya.. matanya tajeeemmm banget! Apalagi kalo lagi marah. Tapi, gara-gara itu dia jadi makin keren! Wew, banyak yang mengakui loohhhh.. Terus pinter juga, gila ya.. gue tuh kalah mulu ama dia! Hiks, profesor dasaarr.. Hehe. Sebenernya pengalaman gue pas suka ma nih anak satu tuh banyak banget. Makanya kayaknya gue ga ceritain disini, hehe maaf yaaa.. Tapi, gue ga berubah, tetep malu deketin cowok yang gue suka. Aihh.. -,- Abis gue tipe yang nunggu, bukan ngejar. Well, gak bagus juga sih kayak gitu. Kata temen-temen gue, kalo ke Nava itu kesannya gue kayak ngejauhin. Yaiyalah! Kalo ada dia gue jadi salting gak jelas! Mau ngomong, ngomongin apa? Ntar malah ganggu lagi.. Mau negor? Gak usah deh kapan-kapan aja.. Senyum ke dia? Ntar disangka orang gila lagi.. SMS? Mau SMS apa? Ga ah!.. Nelpon? Apa lagi itu! Payah banget ya gue!! blogger-emoticon.blogspot.com Haaaaaaaaahhh, abisnya!! Malu tau! Lo kira gampang apa? Ckck.. Tapi, love story gue yang ini belum berakhir, walopun gue udah nebak hasilnya kayak gimana.. Wake up Hana!! Kejar doongg jangan nunggu teruss! Tapi susah buat ngejar. blogger-emoticon.blogspot.com Huaaaa ..!

Jumat, 18 Juni 2010

Jalan-jalan :)

Akhirnya gue jalan juga! Well, setelah ngerasa bosen setengah mati ngedeprok aja dirumah, akhirnya pada hari Rabu tanggal 16 Juni 2010 gue keluar juga! Angka 16 emang membawa berkah! Huahahahahaha. Awalnya gue jalan ama (mantan) anak-anak Master 21 trus nanti jam setengah 1 gue jalan ama Kian. So, gue berangkat dari rumah jam 10 kurang lima belas menit, hehe padahal janjiannya jam 10 tuh, bandelnya saya. Pas gue nyampe di Gramed, tempat janjian kita, gue ngeliat Vina, Matul, plus Widad lagi berdiri nungguin gue (lho?). Yaudah kita ngobrol-ngobrol bentar. Hasil obrolan kita adalah: Jreng jreng! Ehm.. ehm.. (halah) Iqbal gak bisa dateng, dia cuma nitip uangnya aja. Rivan gak ada kabar. Nb, tia, dll kayaknya juga ga dateng. Doni, katanya udah ke Gorontalo? Kasep? Gak jelas dia mah, dibilang dateng tapi kagak nongol-ngongol juga tuh orang.

Jam setengah sebelas.. Kita berlima: Gue, Matul, Widad, Vina, dan Yudhit muter-muterin Gramed buat nyari kadonya, well kita jalan duluan aja Kasepnya nyusul gitu. Muter sana muter sini, akhirnya dapet lima poster alat peraga, satu peta dunia, plus satu buku motivasi.. gilaaa.. pas nyari tuh kado, ramenya naudzubillah, udah kayak orang arisan dah! Udah dapet peta dunia, eh ternyata petanya ada dua jenis, ribet dah tuh mau milih yang mana. Belum lagi berdebat tentang harga poster dulu. Mana si Kasep baru nongol pas anak-anak udah mau balik lagi, untungnya kita belum belum beli buku tuh.. jadi si Kasep bisa bantu nyariin. Yahhh.. gak serame yang lo bayangin sih. Hehe.

Oke, kita keluar Gramed jam setengah satu-an, sebelumnya gue udah sms Kian biar dia berangkat jam setengah satu. Kita (minus Yudhit) jalan ke Margo. Gak ada niat sih, cuma ngiter-ngiter aja, tapi karna gue janjian ma Kian jadi gue pamit duluan. Gue duduk didepan Bread Talk, itu tempat janjian gue sama dia. Beuuhhh.. duduk disitu banyak banget godaannya! Wangi roti Bread Talk yang mengganggu iman, plus roti-roti yang udah berjejer di rak kayak manggil-manggil nama gue. Aih.. tahan.. tahan.. gue bawa duit pas-pasan jadi gak boleh laper mata. Akhirnya gue duduk aja disitu sambil ngeliatin roti dengan tampang mupeng (muka pengen) abis!

Jam setengah dua-an akhirnya Kian dateng! Gila tuh anak berangkat jam berapa dah? Masa ada satu jam antara pinggiran Depok ke Margo? Aih.. tadinya mau ngomel, tapi gak enak ada cowok cakep lewat ntar gue dapet blacklist lagi, hihi. Yaudah kita langsung ke Platinum liat film yang bisa di tonton, inilah daftarnya:
1. "Prince of Persia".
2. "Shrek Forever After".
3. "The Karate Kid".
4. "Sex and The City" keberapa gitu.
Gue dan Kian beli tiket Shrek yang jam setengah 14:20. Masih lama. Buat ngisi waktu? Makan dong! Tadinya mau nganterin Yudhit ke gallery Indosat, tapi gak jadi.. Hhhh.. Well, kita nyebrang ke Detos buat makan di Hoka-Hoka Bento. Gue salah mesen makanan lagi! Harusnya mesen paket *nuuutttt* gue malah mesen yang *nuuuutt*. Ngiler banget liat makanannya Kian, dapet dagingnya yang gede-gede dia! Aaaahhhh.. Tapi akhirnya dengan ringan hati gue makan aja makanan gue, yang penting kenyang deh.

Abis makan, gue minta ditemenin ke lantai atas buat beli film. Yaudah kita jalan nyantai, sambil liat-liat baju. Nyantai banget dah pokoknya. Terus karna gak beli minum di Hokben, kita beli teh poci di foodcourt, setelah minum baru kerasa segernya tuh tenggorakan gue. Abis itu, gue penasaran.. jam berapa sekarang? SETENGAH TIGA! kita langsung PANIK! Gimana nih? Bayangin ya.. gue plus Kian ada dilantai paling atas, itu artinya kita harus turun kebawah terus nyebrang di jembatan penyebrangan belum lagi jalan ke dalem Margo yang jaraknya itu (kalo diliat pas panik begini) lumayan jauh. And you know? Platinum itu letaknya dilantain paling atas Margo.  Belum lagi kita udah telat 10 menit!! Mimpi apa gue semalem?

Gue ma Kian langsung lari ke lift. Kayak adegan di film action bro, mana diliatin orang-orang lagi, berasa jadi artis dah gue. Hahahaha. Didalem lift yang rada penuh, gue mikirin cara biar cepet nyampe Margo dan caranya adalah: Lari! Itu pilihan satu-satunya.. Tapi, kocak juga sih ngeliat tampang frustasi Kian, wakakaka mungkin tampang gue juga gitu kali ya? Keluar dari lift, kita beneran lari.. sambil ketawa-tawa! Ahh beneran.. kalo diinget-inget itu sangat memalukan, gue gak tau dah tampang gue kayak gimana pas itu. Tapi BODO AMAT dah, yang penting hatiku senang. Udah tuh, akhirnya nyampe didepan pintu masuk Margo pada pukul 14:45, ngeliat ke arah lift ternyata liftnya masih dilantai tiga. Yauda deh tungguin aja. Gak lama kemudian, liftnya nyampe kita naek.. tingtong! Nyampe di lantai 3. Lari lagi ke platinum yang letaknya lumayan juga. Akhirnya.. Setelah menghabiskan menit-menit penuh perjuangan. Jam tiga kurang 20 menit gue dan Kian duduk di bangku teater 2, ngos-ngosan. Untungnya masih opening scene, jadi kita gak kelewat banyak. Gue bisa bernafas lega.. Haaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhh.. sambil nyengar-nyengir sendiri gue tonton tuh film. Hmm.. seru juga.

Well, teman-teman ini pelajaran buat kita semua, jangan lupa ngeliat jam! Karna akibatnya SANGATLAH FATAL. Hahaha. Pas nyampe rumah badan gue remuk semua. Tapi enggak dengan hati gue, haha, seru banget! Ke Gramed bareng anak Master, itu jalan-jalan pertama kita loh! Terus ramenya, serunya, walopun gue dan Kian rada memalukan tadi.. Hahaha, kejadian langka tuh!

Minggu, 13 Juni 2010

Kehilangan arah

Haaaaaaaaaaaahhhhhhhh.. gue kehilangan arah. Gue belum mutusin mau masuk SMA mana, gue juga gak tau mau ngapain buat ngisi liburan gue yang sangat amat teramat panjang ini (kalimat gak efektif nih! :P), gue gak ngerti harus bersikap kayak gimana, keahlian gue buat membedakan yang salah dan benar juga mulai menurun, gue sering mengisi waktu luang gue dengan tidur daripada nonton TV yang isinya berita yang itu-itu aja dan karna tidur itulah kepala gue sering pusing pas gue bangun, ujungnya.. ya gue tidur lagi.. terus penyakit males gue makin parah, bayangin mau makan atau minum aja sering gak jadi gara-gara males ngambilnya! Parah emang! Well, gue sering uring-uringan juga, emosi gue bener-bener gak bisa dikendaliin, dan yang paling mengganggu.. dada gue nyesek tiap mikirin tentang berbagai hal. Kayak ada segerombolan petinju kelas kakap yang ninju jantung gue gitu dah. Sakit.. tapi gue gak ngerti kenapa. Gue selalu ngerasa, kayaknya ada sesuatu hal penting yang gue lupain, tapi namanya juga lupa jadi gue gak tau itu apa. Tiap gue bangun tidur, gue bingung mau ngapain, akhirnya gue tidur lagi dan pas bangun gue bingung lagi deh. Bingung gue. Nah loh.. bingung lagi kan! Hmm.. orang bilang : "bingung? pegangan dong!" kenapa harus pegangan? "biar gak jatoh," jatoh? kok bisa jatoh "..." gara-gara itu gue semakin bingung.

Sepertinya komik bukan lagi cara yang ampuh buat ngalihin pikiran gue, well gue juga gak tau sebenernya hal apa yang gue pikirin (bingung gak lo bacanya? gue aja bingung). Gimana dengan film? Oke gue emang suka nonton, tapi cara itu masih gak berhasil. Game? *geleng-geleng*. Makanan!.. hmm.. no. Ice cream? Bukaan. Daging! Ngga deh kayaknya. Cowok cakep? Ahh apalagi itu! Oh, kalo World Cup gimana? Gue dukung Indonesia! (lho?) well, kayaknya gak berhasil..

Hari Jum'at pas gue pergi ke rental kaset, gue sempet ngobrol ama mpunya tuh rental. Yaaa berhubung gue rada deket juga ama dia (secara gue sering minjem film) jadi gue sempet sedikit cerita lah. Awalnya seperti biasa, dia nanyain gue mau masuk SMA mana, dan seperti biasa lagi gue jawab gue gak tau. Dia nyaranin beberapa nama SMA, yaudah gue gak tau-gak tauin aja. Eh tiba-tiba dia berenti ngomong, gue juga diem.. "Kamu kayak kehilangan arah deh," tiba-tiba kalimat itu terlontar dari mulutnya! Gue? Cengo. Ahh.. sepertinya itu kata-kata yang bagus untuk mendeskripsikan keadaan gue saat ini. Yaudah gue ngeles aja, gak lama kemudian gue pulang deh. Selama diperjalanan, gue jadi mikir.. kehilangan arah.. masa sih?

Yahh sebenernya gue juga gak tau kenapa gue kayak gini (ah masa? Pura-pura gak tau kayaknya :P) Aih.. linglung saya.. Well, gue gak ngerti ah, bingung, puyeng, dan gak ada pegangan. Hmm.. gue masih penasaran, kenapa kalo bingung harus pegangan? Emang ngaruh? Au ahhh.. Sekarang gue masih ngerasa bingung.. bingung.. dan bingung.. sepertinya bener, gue kehilangan arah dan pertanyaannya sekarang.. kenapa gue kehilangan arah? Emang tuh arah pergi kemana dah ampe gue kehilangan gitu? Dan sebenernya.. arah gue itu kemana? Arah itu apa sih..? Aih..

Bruce Dickinson - Tears of The Dragon

For too long now
There were secret in my mind
For too long now
There were things I sould have said
In the darkness
I was stumbling for the door
To find a reason
To find the time, the place, the hour

Waiting for the winter sun
And the cold light of day
The misty ghost of childhood fears
The pressure is building
And I can't stay away

I throw myself into the sea
Release the wave
Let it wash over me
To face the fear
I once believed
The tears of the dragon
For you and for me

Where I was
I had wings that couldn't fly
Where I was
I had tears I couldn't cry

My emotions
Frozen in an icy lake
I couldn't feel them
Until the ice began to break

I have no power over this
You know I'm afraid
The walls I built are crumblig
The water is moving
I'm slipping away

I throw myself into the sea
Release the wave
Let it wash over me
To face the fear
I once believed
The tears of the dragon
For you and for me

Slowly I awake
Slowly I rise
The walls I built are crumblig
The water is moving
I'm slipping away

I throw myself into the sea
Release the wave
Let it wash over me
To face the fear
I once believed
The tears of the dragon
For you and for me...

More lyrics: http://www.lyricsfreak.com/b/bruce+dickinson/#share

Jumat, 11 Juni 2010

Just about my hair ;)

Oke.. setelah 6 bulan gue jalani bareng rambut pendek gue ini entah ngapa gue jadi kangen rambut panjang gue yang dulu. Hmm.. rasa kangen gue ini gara-gara gue ngeliat foto gue di hp kian. Wew, kayaknya pas itu kesannya.. gimana ya? Lebih cewek mungkin? Eh bukan berarti sekarang gue mirip cowok loh, tapi yaa waktu itu gue kayak lebih manis gimanaa gitu hehe. Walopun gitu, gue gak nyesel udah mangkas rambut (?) gue ampe pendek banget. Tenang tenang.. gue motong rambut bukan karna lagi broken heart alias patah hati kok, yeaa secara gue baru denger ternyata kalo orang patah hati itu sering ngenggunting rambutnya.. (emang iya ya?) Gue motong rambut gue karna yaahhh ngerasa rambut panjang itu rada ngeribetin, sementara rambut gue itu tipe yang cepet berminyak dll, jadi susah! Yaudah gue potong aja tuh. Well, awalnya sih gue nyaman banget ama rambut pendek gue. Bayangin nih ya.. biasanya baru bangun tidur itu rambut gue acak-acakan, gak keruan deh! Eh.. pas rambut gue pendek, gue gak perlu berepot-repot ria nyisir pagi-pagi. Haha, ketauan gue males nyisir rambut!

Tapiii.. pas rambut gue panjang, gue suka maen-maeninnya! Gue tiup-tiup lah, gue iket-iket lah.. banyak deh! Maklum, gue kan cewek. Hohoho. Makanyaaaa.. sekarang gue kangen rambut panjang gue. Tapi gak apa-apalah.. toh rambut gue udah mulai panjang lagi! Hihi. Naahh.. gue yakin nih, pas rambut gue udah panjang nanti pasti gue pengen rambut pendek lagi! Aih aih.. serba salaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhh.. Pas rambut panjang pengennya pendek, pas rambut pendek maunya panjang! Manusia emang gak pernah puas yaaaaa.. :D

Kamis, 10 Juni 2010

Boring Holiday

Lama-lama aku bosan.. bosan.. bosan.. Padahal tadinya semangat banget tuh liburan, secara tiap hari ujian mulu! TO (try out) lah.. mid semester lah.. UN lah.. UAMBN lah.. ujian praktek lah.. hapalan lah.. tes-tesan lah.. dan lah lah yang lain. (Sekilas kita kembali pada masa-masa ujian itu..) Otak gue keriting banget! Tiap hari ketemu kertas ujian, lembar jawaban, guru pengawas, pensil 2B (lho?) mana kartu ujian gue sempet ilang lagi pas TO di hari terkahir mapel terakhir, terpaksa deh gue denda 5000 demi selembar kertas tipis putih yang bertuliskan nama dan nomer ujian gue dengan pulpen berwarna item, gedek gue. Mahal amat yak dendanya! Ckck.. Padahal kalo gak denda gue bisa makan siang pake ketoprak atau nasi uduk tuh, tapi gara-gara lima ribu gue terpakai gue terpaksa makan siang pake dua buah aqua gelas! Kembung.. kembung dah tuh perut. Ternyata permisa! Pas gue udah sampe rumah, gue temuin tuh kartu ujian ngeselin di sela-sela kantong tas gue! *gubrak!* Aiiihhhh.. nyesek! Yahhh mungkin emang rejeki sekolah kali yah, yasudah relakan sajalah..

Balik ke masa ini (asik dah bahasa gua: masa ini). Well, kelamaan liburan nge-bt-in juga ya. Kalo diitung-itung gue libur itu udah lebih dari sebulanan, nganggur tuh gue. Nanti psb online bulan Juli dan itu masih lama! Mana gue belum mutusin mau ngelanjutin ke SMA mana lagi.. aih aih.. gak ada tujuan nih gue. Abis.. gue bener-bener bingung, gak ada SMA yang bikin gue speechless gitu. Biasa semua, gaya banget ya hehe *penulisnya dilempar ke jurang ama pembaca*. Terus temen-temen gue banyak yang nanyain gue mau masuk mana, yaudah gue jawab aja ngga tau, ehh mereka malah bilang 'yaudah gak usah sekolah aja!'.. gak sekolah gigi lo! Gila aja apa.. pulang bisa dijadiin sate gue!

Haaaaaaaaaaaahhhhhhhh.. yaa ga semua hari-hari diliburan gue ngebosenin sih, gue juga jalan sama temen-temen gue. Tapi, mungkin cuma mood gue aja yang lagi gak bagus, makanya begini. Ckck.. rutinitas gue selama liburan gak berubah-rubah gak jauh dari kata makan, tidur, online, nonton, sambil ngeberesin rumah (oke.. ngeberesin rumahnya gak sering sih) Huuuuuuuuuuuuhhhhhh Haaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhh Heeeeeeeeeeehhhhhhhhh Hiiiiiiiiiiiiihhhhhhhhh Hoooooooooooooohhhhhhhhhhh.. haha gue gak ada kerjaan.. intinya..
BosenBosenBosenBosenBosenBosenBosenBosenBosen !!!!!!

Enaknya kayak tahun lalu tuh, gue kerja part time di perpustakaan umum gitu kan lumayan buat ngebunuh waktu, dapet duit pula, plus bisa baca buku gratis! Taaaaaaaaaapiiiiiii.. sekarang gak bisaaaaaaaaaa, mengapa gak bisa? Karna gue harus waspada tiap hari 0_0 Waspada apaan? Tentang psb, trus ada acara keluarga gitu -,-' Jadi gak bisa part time dong? Iyaaaa.. hiks. T^T Kalo ditawarin lo mau gak kerja lagi? Mau mau!! \(>O<)/

Aih bisa gila beneran nih gue lama-lama.. sepertinya harus mencari pekerjaan baru.. hmmm apa ya? Oh! Memburu dorama sepertinya pilihan yang bagus! 0______< Tapi ga punya uang.. -__-" Terus harus ngapain dong!!! Bisa frustasi gue lama-lama!! :@

Hmm.. okelah daripada lo ikut gila nantinya, mendingan saya sudahi dulu entri kali ini. Ohiya maaf ya kalo entri gue yang ini penuh dengaaann emoosiii, hahai. Yuuu.. goodbye muaahh!! (gila beneran dia).

Selasa, 08 Juni 2010

Alhamdulillah..

Ayo kawan semua mari sama-sama kita mengucap syukur kepada Allah.. *ALHAMDULILLAH!!* hehe. Gue legaaaaaaaaaaaaaaaa banget banget, karna sekarang masalah gue udah mulai kelar satu persatu. Awalnya tuh gue rada error gara-gara 1 masalah, eh masalah-masalah yang laen malah ngikut nimpa gue *emang pbda banget tuh*. Gara-gara itu gue nyampe klimaksnya, jadilah gue kayak mayat idup.. mati segan idup ga mau. Bener tuh ya.. gue bener-bener ga niat mau ngapa-ngapain.. plus gue juga sering tidur yea buat ngalihin pikiran gue ituh.

Tapi tapi.. ternyata masalah yang gue alami itu karna ada salah paham antara kedua belah pihak (apadeh?). Yaaa setelah di omongin dengan cara gak baik-baik, akhirnya tuh masalah kelar juga! Yeeiiiyyy!! Setelah masalah yang paling gede kelar, eehhh masalah-masalah yang lain jg ikutan kelar *dasar pengen banget di ajak*.. Alhamdulillah.. thanks to Allah!!

Well, badai pasti berlalu.. :) semangat semuanyaaa!! walopun hati jauh dari kata semangat, yaudah kita samperin aja semangatnya biar jadi lebih deket.. (apa deh?)

PS: Thanks yaa sobat-sobatkuuuu.. ^v^ kalian emang bener-bener super bestfried! >o< without you i'm just nothing nothing and nothing.. -,- love u all muaaahhh!! >.O

Jumat, 04 Juni 2010

Otak the winner !!

Harusnya gue ikutin kata-kata otak gue. Harusnya gue diemin aja tuh hati gue. Sesat kan sekarang. Semuanya gini deh. Gak bener banget. Lain kali gue ga mau kayak gini lagi. Emangnya masih ada kesempatan? Udahlah ga perlu ada beginian lagi. Akhirnya selalu sama, ga ada yang beda. Dulu atau sekarang. Hahahaha. Mungkin ini yang terbaik, karna otak gue yang bener. Kenapa sih jadi gini? Gue ga ngerti. Yaa mungkin karna gue bikin kesalahan lagi. Aih.. aih.. payahnya. Gue ga tau deh harus gimana, oiya ga gimana-mana ya.. emangnya gue punya hak? Harusnya gue kayak dulu aja ya. Diem aja gitu, gak banyak omong atau komentar, hehe. Harusnya gue bisa ngebuang emosi gue jauh-jauh. Ya.. harusnya gue kayak dulu aja, yang gak mengharapkan apapun terjadi dalam hidup gue. Sekarang gini kan jadinya.. gue gak mau percaya lagi.. cukup semuanya. Bodo orang mau bilang apa. Emang lebih baik jadi diri gue yang dulu kan? Kurung aja tuh semuanya dalem pikiran gue . Emosi cuma buat dipendam bukan buat dikeluarin. Pada akhirnya emang gue yang salah, gue yang bikin semuanya jadi kayak gini, bodohnyaa.. Untuk kesekian kalinya gue udah ngelukain orang lain. Haha, jahat banget ya gue? Well gue gak mau percaya lagi ah.. abisnya sakit! Tau ahh.. Mungkin ini yang terbaik. Maaf ya.. aih aih.. akhirnya rasa sakit kayak gini terulang lagi. Hahahaha. O,iya nonton Niga Higa aja ya.. bye..

Kamis, 03 Juni 2010

Terbaik Untukmu - Tangga

Aku sadar kalau kini
Kita sudah smakin menjauh
Sempat aku berpikir ini
Kau yg menginginkannya
Lepas dari pelukku

* oh kini aku sadari
ini salahku
tak ingin ku terlambat dan sesali

reff: maafkanlah bila ku selalu
membuatmu marah dan benci padaku
ku lakukan itu semua
hanya tuk buatmu bahagia

mungkin ku cuma tak bisa pahami
bagaimana cara tunjukkan maksudku
aku cuma ingin jadi terbaik untukmu

Aku ingin kau tetap di sini bersamaku
Jangan Pergi
Berikan satu kesempatan
Untuk ku membuktikan
sesungguhnya cintaku

repeat *
repeat reff

Nyebelin ga yaaa?

Well, kok gue ngerasa kalo diri gue itu menyebalkan yah? Gak tau nih tiba-tiba jadi mikir kayak gini. Setelah gue ngeliat-liat kejadian yang lalu, gue jadi sadar yaa kalo gue itu nyebelin. Hehe. Apa cuma perasaan gue aja? Taulah.. tapi bener loh itu yang lagi gue pertanyakan sekarang! Hahah. Maybe yes, maybe no. Tapi kok perasaan gue lebih ke 'yes' ya? Lagian banyak yang bilang kayak gitu sih. Haduuuhhh -,- yasudahlah mau diapain lagi? Biar orang lain yang menilai. Ckck.

SMA??

Aih aih .. sekarang angkatan gue lagi pada sibuk nyari SMA. Well, sebenernya gue juga sih. Tapi kok gue kayak ga niat gini ya? Ga ada SMA yang gue tuju. Pas curhat ama Pak Sule terjadilah percakapan dibawah ini:

G : (duduk ditangga mesjid sambil bengong nungguin Pak Sule).
PS : (nurunin tangga sambil ngobrol ama Pak Farid).
G : "Pak! Saya mau nanya sebentar!"
PS : (tampang bingung) "eh.. hana ada apa ya?"
G : "Saya bingung pak mau masuk kemana.." (tampang melas seribu bahasa)
PS : "Wah bagus itu!" (dengan penuh semangat '45)
G : "Lho??"
PS : "Iya, jadi kamu gak bakal kecewa dan patah semangat kalo gak dapet SMA yang kamu idam-idamkan"
G : (ngangguk-ngangguk) "Gitu ya pak?"
PS : "Iya."

Jadilah gue makin bingung.. ckck, ribet yah sekarang. Perasaan pas mau masuk SMP kagak begini-begini amat dah. Hmm.. jadi masuk mana ya? Keluarga gue smua pada bilang bagusan masuk SMA. X tapi gue BENER-BENER gak minat ma SMA itu. Terus gimana dong? Solat istikarah deh. Manatau dapet petunjuk. Semoga nantinya gue sekolah ditempat yang terbaik buat gue, dan semoga semua temen-temen gue juga begitu, terus kita juga gak saling ngelupain, plus silaturahminya tetep terjaga.. AMIN!!

Selasa, 01 Juni 2010

Simple Plan - Perfect

Hey dad look at me
Think back and talk to me
Did I grow up according to plan?
And do you think I'm wasting my time doing things i wanna do?
'But it hurts when you disapprove all along

And now I try hard to make it
I just wanna make you proud
I'm never gonna be good enough for you
I can't pretend that
I'm alright
And you can't change me

(Chorus)
'Cuz we lost it all
Nothing last forever
I'm sorry
I can't be perfect
Now it's too late and
And we can't go back
I'm sorry
I can't be perfect

I try not to think
About the pain I feel inside
Did you know you used to be my hero?
All the days you spent with me
Now seem so far away
And it feels like you don't care anymore

And now I try hard to make it
I just want to make you proud
I'm never gonna be good enough for you
can't stand another fight
And nothing's alright

(Chorus)

Nothing's gonna change the that you said
Nothing's gonna make this right again
Please don't turn your back
I can't believe it's hard
Just to talk to you
'Cuz you don't understand

(Chorus)x2

Otak vs Hati!

Haha, pulang dari Jogja gue tidur selama 10 jam! Well.. well.. selama di Jogja gue mengalami yang namanya konflik batin! Hohoh. Hati gue ama otak gue ga selaras permisa! Gila bener dah. Tapi, gue lebih memilih otak. Ga tau kenapa tuh, kayaknya otak gue pemikirannya lebih kompleks (kayak perumahan dong ya?). So.. apa yang gue pikirin di Jogja, gue lakuin aja. Buat sementara hatinya di istirahatin dulu. Tapi eh tapi, gara-gara gue cuekin hati gue jadi ngambek eh luka deh sekarang! Hahai. Biarlah.. sudah berlalu, toh ga ngerugiin siapa-siapa. Hmm.. harusnya gue nulis tentang cerita gue di Jogja yaa? Haaa lagi ga mood saya, nanti saja ya? Sekarang gue ceritain cuplikan cuplikannya aja. Oiya, di Jogja tuh sunset plus sunrisenya keren deeh! Terus pas gue naek ke Borobudur bareng Kian gue cengo ngeliat pemandangan gunungnya! KEREEENNN! Gue ama Kian duduk di bawah bayangan sambil ngeliatin gunung, ga bosen-bosen! Cengo, tenggelam dalam pikiran masing-masing (caelah). Tapi sayangnya disana panaaasssnya naudzubillah! Haaaaaaaaaa.. Rasanya pengen ngeliat pemandangan itu lagi, tempat yang enak buat ngerileksin diri. Terus kita nawar gila-gilaan di Malioboro, hohoh, tapi gue ga belanja banyak sih beda banget ama Kian! Buseng dah tuh anak.. kagak nanggung-nanggung! Laper matanya stadium akhir! Hihi, piss ki jangan marah ya kalo baca entri ini! :D

Okelah.. intinya.. ternyata emang ga diperluin ya, sepertinya kata-kata otak gue bener. Tapi gara-gara ini hati gue jadi rada ngeganjel gimanaaa gituuu. Yasudahlah, udah berlalu, toh gak ada yang mikirin. Eh iya! Masa kan ya di perjalanan pulang kan semuanya mampir di rumah makan Jatilawang buat makan sore, disitu kita rada lama dari jam 4-an sampe abis magrib. Nahh, di deket situ ada sawahnya!
Luaaaaaaaaaaassssssss banget!! Jadilah anak-anak pada foto-foto disana, gue sih cuma ngambil beberapa foto langit pake camera digital, biasalah kebiasaan gue. Trus gue mau nyebrang jalan gitu buat ke sawah yang ada di sebrang jalan, ga tau deh pokoknya waktu itu gue lagi setengah sadar ato gimana, gue maen jalan aja kagak liat kiri kanan. Trus ada truk gede lewat depan muka gue, astagfirullah! Kaget! Gue langsung ngibrit nyebrang tuh, pas itu baru gue nyadar kalo Febri tuh udah tereak-tereak manggil nama gue. Ckck, deket situ ada pak komite kan eh gue dipanggil, dinasehatin, maluunyaaa.. tapi untung gue ga ketabrak! Alhamdulillah.. kayak di senetron aja ya? Hahahahaha.

Jumat, 28 Mei 2010

Jogja oh jogja ..

Jogjaaa.. bukannya gue sombong Ja, ato belagak gak mau kesana. Tapi eh tapi semangat gue buat mampir ke lo itu udah abiissssssssss tanpa sisa. Aaahh, padahal panitia perpisahan udah capek-capek jungkir balik nyiapin segala macem hal biar angkatan gue bisa kesono, padahal uang yang gue keluarin juga rada banyak, padahal tadinya tuh gue semangat banget mau ke tempat lo Ja, padahal udah banyak rencana yang gue susun pas gue bermalam ditempat lo, padahal juga udah semangat pas liat temen sebis gue, padahal udah dapet duit juga buat jajan disana, padahal gue udah nanya-nanya tempat bagus buat didatengin, dan padahal padahal lainnya.. Huufthh.. apa dikata deh, hati udah gak sejalan ama otak nih (gila dong yah?) otak gue semangat mau kesana tapi hati gue gak mau sama sekali. Aaiish. Well, gak bisa gak ikut tapinya. Duit udah keluar gini, gue ngisi acara pula, hmm.. harusnya gue bersyukur tuh bisa pergi ketempat lo setelah ngeliat ada beberapa orang angkatan gue yang gak bisa (mau tukeran ga??, tuh! Itu juga tuh yang bikin gue males: angkatan gue gak lengkap! Guru juga gak lengkap! Haaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhh ..
-________________________________________________________________-

Mau ngapain gue disana? Ama sapa? Mau jalan-jalan pribadi pasti waktunya padet banget. Tapi, keren juga sih mengingat angkatan taun lalu cuma perpisahan di bumi wiyata, angkatan gue sungguh bersyukur. Tapi, aaaaaaaaaaaaaaaa. Dilema nih gue! (halah lebay). Huufth.. huaaa gue harus packing baju nih, dengan (rada) berat hati. Maaf ya semua panitia yang sudah capek-capek pusing-pusing nyiapin nih acara. Saya merasa sangat bersalaahhh, tapi apa dikata.. Hmm.. yasudah semangat semangat! Semoga ada Shinichi Kudou atao Kaitou Kid lagi liburan disana, jadi semangat gue berkobar lagi! *gubrak*

Rabu, 26 Mei 2010

Kesempatan

Kalo nulis kesempatan kok gue jadi inget monopoli ya? Hehe, oke lanjut! Kesempatan.. kesempatan.. kesempatan.. Haaahhh, frustasi gue mikirin itu. Kenapa gak dateng dua kali? Kenapa pas kesempatan itu dateng tanpa sadar gue nyia-nyian itu? Kenapa? Kenapa? Kenapa? Ambil nafas, hembuskan. Kesempatan yang gue tunggu dengan senangnya, berharap bakal dateng lagi suatu saat. Gue selalu siap kalo kesempatan itu dateng, tapi kenapa kesempatan itu datengnya pas gue lengah? Kadang gue ngerasa gak adil akan hal itu, maaf ya Allah. Tapi pada akhirnya gue sadar kok kalo gue gak boleh berfikir seperti itu. Well, hal yang kita mau bukan berarti selalu baik buat kita kan? Tapi! Kenapa gue telat? Kecewa? Banget! Karna gue tau kesempatan itu susah dateng walopun gue udah memohon atau meminta maaf beribu-ribu kalipun. Yah, pada akhirnya gue cuma diem, tiduran dikasur sambil melolotin langit-langit kamar gue. Cengo. Sambil menyesali diri gue. Menyesali keterlambatan gue, menyesali kebodohan gue, menyesali sikap gue, useless banget emang.. tapi itu yang gue lakukan sebelum gue bangkit lagi. Nantinya pas gue udah kembali bangkit penuh semangat '45, lagi-lagi gue berbuat kecerobohan dan nantinya kesempatan itu bakal ilang. Gue yakin, dia, atau mereka udah gak percaya ma gue. Tau lah.. Tapi kenapa kesempatan itu dateng pas gue lengah? Ato emang itu kode etik kesempatan? Sekarang yang gue bisa cuma berusaha lagi supaya tuh kesempatan bisa dateng. Aaaish! Susah datengnya!! Aaaaaaaaaaaaargh! Apa gue gak layak untuk dikasih kesempatan kedua? Terserah lah.

Selasa, 25 Mei 2010

Don't judge anyone!

Gue sebel, benci banget rasanya. Oke, sebenernya emang hak orang buat mengeluarkan pendapatnya. Tapi, plis liat semuanya dari berbagai sisi. Kalian boleh menilai orang seperti apapun, entah dari penampilannya, kecantikan, dan bla bla bla. Tapi pada dasarnya kalian itu gak tau dia kayak gimana (well, kecuali kalo lo udah deket sama dia). Tau ga sih? Terkadang sikap yang nge'judge' atau men'cap' plus membanding-bandingkan orang itu yang ngebuat orang yang lo cap tersiksa batinnya. Emang kayaknya sepele banget, lo cuma bilang "ah lo mah, dia tuh lebih ini dari lo" tapi dampaknya bisa fatal. Gue pribadi orang yang lebih mudah sakit hati oleh ucapan daripada perbuatan, dan kalo hati udah sakit dampaknya bisa paaannnjaaaannnggg. Walopun lo minta maaf, atau berbuat apapun yang namanya sakit hati itu susah buat dimaafkan. (oke tergantung individualnya juga)

Lo tau kenapa banyak orang yang bunuh diri atau depresi bahkan gangguan jiwa? Yah awalnya dari hal-hal kayak gitu, walaupun ada faktor lain. Tapi, gue BENCI BANGET kalo dibanding-bandingin atau di cap! Mungkin lo juga kayak gitu? HELOOO!! LO GAK TAU GUE KAYAK GIMANA! Berani-beraninya lo bilang macem-macem tentang gue. Gue ya gue, kalo lo gak terima ya udah diem aja! Hargain perasaan orang lain! Emang lo mau di judge? Emang lo mau dibanding-bandingin? Belum tentu lo lebih baik dari gue. Ngaca aja deh! Lebih baik kita sama-sama perbaiki diri masing-masing. Lo gak tau usaha gue, lo ga tau apa yang ada di pikiran gue, makanya.. diem deh! Gak usah ngomong hal yang ngebuat segalanya makin buruk. Gue ya gue, bukan dia, bukan orang lain. Dan lo tau apa? Cuma ada satu gue di dunia ini dan gue bakal buktiin kalo gue bisa lebih baik lagi! Hargain orang lain kalo lo mau dihargain. Jadi, STOP JUDGE ANYONE! Karna lo gak tau mereka kayak gimana!

PS: Maaf gue gak bermaksud marah-marah ke siapapun, entri ini gak nyindir siapapun ko. (Yaa.. kecuali kalo lo ngerasa tersindir.. Hehe XP Piss)

Senin, 24 Mei 2010

Insomnia is back!

Jam berapa sekarang? Ga tau deh, tapi kayaknya udah malem banget. Well, jam gue lagi rusak, jadi buta waktu nih saya. Hahai. Tapi eh tapi.. kenapa mata gue ga bisa merem ya? Ga ada rasa kantuk gitu. Tumben banget. Biasanya jam segini mah gue udah molor, wakakaka. Hmm.. sebenarnya ada beberapa hal yang ngebuat gue ga bisa tidur. Salah satunya: kelaperan! Waa... fatal juga nih, akibat gue kaga makan tadi sore. Tidur gue ga lancar dah nih. Lalu, ngapain kita sekarang? Ol fb cuma ada beberapa orang yang ga terlalu gue kenal, mau sms.. mau smsan ma siapa malem-malem kayak gini? Mau makan juga ga bisa, lauknya udah abis semua, tinggal nasi putih dalem tempat nasi.. masa mau makan nasi digaremin? Kaga kaga.. nunggu matahari terbit aja dah, lagian males ngambil nasinya. Haha, parah tingkat kemalesan gue. Okee.. untung smuanya udah pada tidur, kalo ketauan gue ol jam segini bakal terjadi perang dunia ketiga dirumah! Beuhh.. bisa-bisa tetangga langsung pada bangun dah. *Lebay mode ON* Okelah.. tak usah dipusingkan ituuu. Tapi, bener deh, jarang-jarang gue kayak gini. Harusnya ikutin saran hati buat makan. Aaaah, dasaarr.. tanggung deh akibatnya, alamat begadang ampe pagi nih. Hahahahaha.

Sabtu, 22 Mei 2010

Rencana :) :(

Well, manusia emang boleh punya rencana ya. Tapi pada akhirnya, tetep Allah yang menentukan. Jadi inget sama beberapa kesalahan plus rencana gue yang ga kesampean, kayak sekarang ini. Hmm.. gue yakin Allah pasti punya rencana yang lebih baik buat gue. Sekarang boleh gagal atau ga kesampean tuh rencana-rencana gue. Tapi liat aja, mungkin besok lusa minggu depan taun depan? Kapanpun itu gue yakin rencana gue yang tertunda dan kegagalan gue sekarang akan terbayar dengan sebuah pencapaian yang lebih baik. Yahh.. mungkin menurut Allah, sekarang bukanlah saat yang tepat, atau mungkin juga ini sebuah teguran buat gue? Well gue sadar banyak kesalahan yang gue buat. Hmm.. oke, sebuah rencana ga selamanya gagal dan ga selamanya berhasil. Roda selalu berputar :) Lagian kalo ga gagal, kemenangan jadi ga berarti juga ya. Oke oke, bukannya ga berarti, cuma kurang seru aja. Hehehe, gila gue ya?

Masih ada kesempatan.. masih ada kesempatan.. dan masih ada kesempatan.. semoga kesempatan itu masih ada. Hana.. Allah punya rencana yang lebih baik dari rencana yang lo buat. Tenang aja. Mungkin ini bukan saat yang tepat. Lagian Allah punya rencana sendiri untuk umatnya kan? Oke, yang penting sekarang, gue harus berusaha untuk menjadi lebih baik lagi dan yaa.. gue ga sendirian, hee.. :D Mungkin usaha gue slama ini kurang kali ya? Hmm.. Okelah.. Jadi, ayoo Hana semangat! \(>o<)/

Jumat, 21 Mei 2010

HAHAHA !

Pengen ketawa rasanya pas gue sadarin bagaimana keadaan hidup gue sebenernya, haha, tenang.. tenang.. hidup gue baik-baik saja kok. Tapi setelah gue sadarin, ternyata gue banyak ngelewatin kesempatan-kesempatan emas yang dateng ke gue, gue sering nyia-nyiain itu dengan embel-embel 'ahh.. masih ada kesempatan lagi.' Well, mungkin gue terlalu berpositif thinking tentang itu tanpa gue sadarin kesempatan emas itu ga gampang dateng, ga segampang gue ngebalikin telapak tangan. Hmm.. kalo dipikir-pikir ungkapan 'kalo jodoh itu ga lari kemana' sering gue salah pahamin ya.. mentang-mentang kayak gitu, gue jadi enggan berusaha dan cuma nunggu supaya nasib bagus berpihak pada gue dan pada akhirnya.. boro-boro nasib bagus, ketiban sial baru bener! Haha. Mungkin itu tegoran dari Allah supaya gue lebih berusaha, ga cuma diem dan ngelewatin kesempatan-kesempatan yang ada.

Oke, ada lagi sifat buruk gue yang jangan lo semua tiru! Kurang ngehargain waktu. Mungkin gara-gara ini gue sering telat di banyak hal. Gue sering berfikir 'entar aja deh, masih banyak waktu ini' dan pada akhirnya gue jadi kehabisan banyak waktu. Pekerjaan yang seharusnya gue kerjain dengan maksimal, hasilnya ga sampe dari setengahnya. Wajarlah kalo hasilnya ga bagus karna gue ngerjainnya buru-buru.. ^^; Ntar pas udah dapet nilai, gue kecewa deh, terus mikir "aduuhh.. bodoh banget sih gue! Ini tuh harusnya begini.. begitu.. biar lebih bagus" intinya: gue nyadarin kekurangan karya yang gue buat, yang harusnya gue sadarin pas gue buat tuh karya.

Haahhh.. Lucu. Banyak orang yang ga seberuntung gue. Bisa tidur di kasur, sekolah, belajar, makan, nonton tv, jalan-jalan dengan enaknya.. waw! gue udah beruntung banget kan! Sayangnya, gue belum memanfaatkan semua keberuntungan yang gue punya dengan maksimal. Ckck. 'Pinter' ya.. Well, semoga hal ini bisa ngebantu gue supaya lebih baik kedepannya. Mungkin bisa jadi pelajaran buat kalian juga? :)

Sabtu, 15 Mei 2010

Rain ..

Tadi siang ujan turun deres sumpah! Yaudah, karna lagi liburan dan gue ga kemana-mana, akirnya gue mutusin buat berguling-guling ria dikasur sambil selimutan. Waaa.. enaknyaaa! Hahaha, liburan emang waktunya bermalas-malasan yaaa. Hihi. :D

Gue suka banget denger suara ujan, pengennya sih maen ujan-ujanan, tapi ga bisaaaaaaaaaa.. huhu. TOT hmm, kalo denger suara ujan gue jadi inget something. Maklum lah, gue lagi bermelow ria jadi sering keingetan masa lalu. XD

Oke, gue inget pas musim ujan di master 21. Pas pertama kali gue dateng kesana aja pas lagi ujan deres! Hahaha. Inget banget tuh, gue kian sandy yudhit naufal wino kasep matul pada kaga dapet angkot! Akirnya kita neduh di gapura. Angkot 128 yang lewat penuuhhh mulu, ehh.. gue dikatain BS deh! Hahaha. Dasaarrr. So, ga lama kemudian akirnya dapet angkot. Pas nyampe master dlm keadaan basah kuyup (ga kuyup-kuyup banget sih). Gue daftar dulu dibawah, yang lainnya langsung masuk kelas.

Ngisi formulir, ngasih uang, dan bla..bla.. gue dikasih buku trus langsung belajar deh! Pas gue masuk kelas, rada grogi juga sih. Anak baru gituu. Yaudah, gue jadi pendiem tuh. XD Alim banget dah. Waktu itu gue ga tau hal-hal yang bakal terjadi ke gue di master 21 kedepannya. Wahahahahaha, gue ga nyesel les disana! Lucky bnget deh! Apalagi bisa nemuin oasis gue, atap! Hehe. Banyak memory gue tentang ujan yang berasal dari sana. XD Baju lepek, sepatu basah gara-gara keujan di jalan ke Master, adalagi sepatu putih yang baru gue cuci brubah wrna jadi cokelat gara-gara kena becekan! Seru deh! Now, I really miss that momment :) Master 21 dan hujan.